Mengenal Jurusan Teknik Mesin: Apa Saja yang Dipelajari hingga Prospek Karier

Mengenal Jurusan Teknik Mesin: Apa Saja yang Dipelajari hingga Prospek Karier – Jurusan Teknik Mesin cukup banyak diminati oleh para calon mahasiswa karena lapangan pekerjaan yang cukup menjanjikan. Tapi, banyak yang mengatakan kalau kuliah di jurusan ini mengharuskan kamu untuk terjun langsung ke bengkel, berurusan dengan oli, dan lain-lain.

Tapi, nyatanya, perkembangan teknik mesin saat ini sudah sangat berkembang, lho. Bahkan banyak lapangan pekerjaan yang para lulusan dari jurusan ini menghabiskan banyak waktu bekerja di depan layar komputer.

Kira-kira, apa saja ya yang dipelajari hingga kampus mana yang punya jurusan Teknik Mesin terbaik? Yuk simak di bawah ini dilansir prisonersamongus.com.

Apa Saja yang Dipelajari Jurusan Teknik Mesin?

Jurusan ini berfokus pada sistem mekanis, baik tentang desain, pembuatan, perawatan, hingga perbaikan. Di jurusan ini, kamu juga akan memakai ilmu fisika, matematika, dan juga kimia.

Nantinya, kamu akan menyiapkan segala hal yang berhubungan dengan sistem mekanis mulai dari desain, cara kerja, hingga ke material pembangun dari mesin itu sendiri. Mahasiswa di jurusan ini diharapkan dapat memahami sebuah sistem mekanis untuk membantu kegiatan manusia agar lebih produktif dengan tenaga yang juga hemat.

Beberapa mata kuliah yang akan kamu dapatkan di jurusan ini di antaranya ada kalkulus, fisika listrik, metalurgi fisik, mesin konversi energi, pneumatik dan hidrolika, dan masih banyak lagi.

Prospek Kerja Setelah Lulus

Industri yang sangat membutuhkan sarjana di bidang ini salah satunya adalah pembangkit energi. Sehingga, para lulusan jurusan ini dapat bekerja di berbagai pembangkit tenaga seperti PLTU, PLTA, PLTP, dan lain-lain.

Nantinya, kamu juga dapat bekerja sebagai operator mesin pembangkit, maintenance, atau bahkan menemukan desain pembangkit lain dalam konversi energi yang lebih efisien.

Selain itu, ilmu yang dipelajari juga dapat diterapkan dalam industri otomotif dan transportasi.

Kamu dapat mengoperasikan dan merawat kerja mesin agar tetap optimal serta dituntut untuk dapat berinovasi dalam menemukan sistem transportasi yang ramah lingkungan dan juga hemat biaya.

Oleh karena itu, para lulusan teknik mesin diharapkan dapat menemukan, merancang, hingga mengoperasikan sebuah mesin produksi yang memaksimalkan keuntungan.

Baca juga: Daftar 7 Universitas Terbaik di Jawa Timur untuk Calon Mahasiswa Baru

Kampus dengan Jurusan Teknik Mesin terbaik di Indonesia

Berikut ini ada beberapa universitas di Indonesia dengan jurusan Teknik Mesin terbaik, yaitu:

1. Institut Teknologi Bandung (ITB)


Jurusan Teknik Mesin di kampus yang berlokasi di Bandung ini tergabung di dalam Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD). Fakultas ini sempat menempati ranking dengan urutan 201–250 dunia versi QA World University Ranking pada 2020.

Selain itu, jurusan ini juga kerap mendapatkan kesempatan untuk pertukaran pelajar dengan kampus Teknik Mesin di luar negeri, seperti Jepang, Jerman, dan lain-lain.

2. Universitas Indonesia (UI)


Jurusan Teknik Mesin di kampus ini telah mendapatkan akreditasi internasional dari ASEAN University Network atau AUN. Selain itu, sejak 2007, jurusan ini juga telah mendapatkan sertifikat jaminan mutu skala internasional, ISO 9001:2000. Kampus ini juga terkenal dengan kelengkapan alat praktiknya yang berkualitas.

3. Universitas Gadjah Mada (UGM)


Jurusan Teknik Mesin di kampus ini telah mendapatkan akreditasi Accreditation Board for Engineering Education (ABET). Akreditasi ini merupakan lembaga internasional yang menilai mutu pendidikan suatu lembaga yang berbasis di Amerika Serikat. Selain itu, jurusan ini juga kerap meraih prestasi di kompetisi perlombaan mesin seperti otomotif, robotik, dan lain-lain.

Apakah Jurusan Kedokteran Masih Pantas Mendapat Angka Peminat yang Tinggi?

Apakah Jurusan Kedokteran Masih Pantas Mendapat Angka Peminat yang Tinggi? – Setelah lulus dari SMA, banyak pilihan yang bisa dituju remaja untuk masa depannya. Sebagian besar dari mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Untuk bisa masuk ke perguruan tinggi mereka harus melewati sebuah tes yang diselenggarakan secara nasional. Menurut data LTMPT, lembaga yang menyelenggarakan tes untuk masuk perguruan tinggi, jurusan dengan jumlah peminat tertinggi adalah Kedokteran (dari rumpun saintek) dan Hukum serta Ilmu Komunikasi (dari rumpun soshum).

Pada kesempatan ini, pembahasan prisonersamongus.com akan lebih fokus mengenai peminatan jurusan Kedokteran.

Dari tahun ke tahun, jumlah pendaftar jurusan ini semakin meningkat, tetapi daya tampung yang tersedia relatif tetap. Hal ini mengakibatkan persaingan akan semakin tinggi dan semakin kecil kesempatan untuk kuliah sebagai mahasiswa Kedokteran. Bahkan, pada tahun 2022 ditemukan peserta yang melakukan kecurangan saat melakukan tes di UNJ. Empat peserta ujian yang diketahui memilih jurusan Kedokteran itu ditemukan menggunakan alat bantu dengar yang ditanam di kuping untuk membantu mereka selama melaksanakan ujian.

Hal tersebut tentu membuat tanda tanya, karena Kedokteran merupakan salah satu jurusan yang sulit untuk dijalani. Jadwal perkuliahan yang dimiliki sangat padat dan membutuhkan waktu yang lama sampai bisa mendapat gelar dokter. Kedokteran ataupun yang biasa disebut dengan Pendidikan Dokter ini terbagi menjadi dua fase, yaitu fase preklinik dan klinik. Fase klinik umumnya dijalani sekitar 3,5 sampai 4 tahun, sedangkan fase klinik selama 1,5 sampai 2 tahun.

Bahkan, setelah itu juga perlu dilakukan magang atau internship selama 1 tahun sebagai salah satu syarat agar bisa melakukan praktik. Semua proses yang dibutuhkan sangatlah panjang dan berat, sehingga jurusan ini bisa disebut jurusan yang melelahkan.

Menurut survei HSBC Value Education pada tahun 2016 yang dilakukan kepada lebih dari 400 orang tua di Indonesia, jurusan favorit bagi orang tua di Indonesia adalah jurusan kedokteran.

Baca juga: Jadi Jurusan Favorit SBMPTN, Ini 3 Opsi Prospek Kerja Ilmu Kedokteran 

Hal ini mencerminkan bahwa masih banyak orang tua yang mengharapkan anaknya bisa menjadi seorang dokter ke depannya. Masyarakat masih berpandangan bahwa profesi dokter sangat mulia dan memiliki derajat yang tinggi dan beranggapan bahwa profesi dokter akan menghasilkan uang yang banyak. Padahal menurut pakar, seharusnya jurusan Kedokteran sudah tidak layak menjadi jurusan favorit orang tua. Hal ini dikarenakan jurusan Kedokteran di masa depan sudah tidak menjanjikan pendapatan yang tinggi, kecuali sebagai seorang dokter spesialis/sub-spesialis yang memerlukan waktu belajar lebih lama.


Masih banyak jurusan lain dengan prospek kerja bagus dan gaji yang tinggi. Teknik Geologi menjadi salah satu jurusan saintek dengan median gaji tertinggi, diikuti dengan Teknik Perminyakan, Ilmu Komputer, Matematika, Teknik Elektro, dan masih banyak jurusan lainnya.

Selain itu, jika alasan ingin masuk jurusan Kedokteran karena ingin membantu atau menyelamatkan nyawa orang lain, masih ada profesi lain seperti anggota Tim SAR maupun pemadam kebakaran yang sering mendapatkan tugas untuk menolong warga yang membutuhkan pertolongan.

Setiap individu harus bisa memantaskan dirinya untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Dengan sumber daya manusia yang baik pula, akan membantu Indonesia menjadi negara maju ke depannya. Hal ini bisa dimulai dengan pemilihan jurusan yang tepat oleh lulusan SMA, yaitu memilih jurusan dengan passion dan ketertarikannya masing-masing. Selain itu, pemahaman orang tua tentang minat dan bakat anaknya juga diperlukan, sehingga ke depannya tidak hanya semata-mata memaksa anaknya untuk mengambil jurusan tertentu, seperti Kedokteran, hanya karena ingin mendapat pujian dari lingkungan sekitar.

Jadi Jurusan Favorit SBMPTN, Ini 3 Opsi Prospek Kerja Ilmu Kedokteran

Jadi Jurusan Favorit SBMPTN, Ini 3 Opsi Prospek Kerja Ilmu Kedokteran – Mungkin masih ada yang mengira bahwa lulusan Ilmu Kedokteran, pada akhirnya tidak memiliki opsi pekerjaan lain selain menjalani praktek sebagai seorang dokter.

Namun, pada kenyataannya, ada beberapa prospek pekerjaan lain yang bisa ditekuni oleh lulusan kedokteran ketika sudah selesai menempuh pendidikannya di jurusan tersebut.

Nah, bagi kamu yang sudah mempersiapkan diri untuk masuk ke jurusan tersebut melalui jalur SBMPTN  dan yang lainnya, informasi prisonersamongus.com  berikut ini mungkin bisa membantu kamu untuk lebih mempersiapkan jenjang karier ke depannya. Lalu, apa saja prospek kerja lainnya yang bisa ditempuh seorang lulusan Ilmu Kedokteran? Berikut beberapa di antaranya.

1. Bagian struktural di instansi

Salah satu jenis pekerjaan yang bisa dijalani adalah menjadi bagian struktural di sebuah instansi. Beberapa contoh instansi yang dimaksud seperti rumah sakit, program BPJS, maupun Dinas Kesehatan.

Biasanya, mereka yang memilih untuk mengambil jalur ini diharuskan untuk memiliki gelar magister dalam administrasi rumah sakit, atau juga dikenal dengan singkatan MARS, setelah menyelesaikan jenjang S1 Ilmu Kedokteran.

2. Dosen atau peneliti

Opsi lain yang bisa dipilih adalah menjadi seorang dosen atau peneliti di bidang kedokteran. Nantinya, seseorang yang berkarier di bidang ini akan bertugas untuk menjadi pengajar para mahasiswa Kedokteran di universitas.

Namun, seperti halnya untuk menjadi bagian dari struktur sebuah instansi kesehatan, salah satu syarat yang diperlukan untuk mengambil opsi ini adalah memiliki gelar S2 di bidang kesehatan (M.Kes.).

Baca juga: 4 Jurusan Kuliah yang Jadi Favorit Pelajar Indonesia di Inggris

3. Medical Education Unit (MEU)

Masih beririsan dengan bidang pendidikan, mereka yang bekerja sebagai bagian dari Medical Education Unit memiliki tanggung jawab dalam hal pengembangan pendidikan kedokteran.

Fungsi tersebut dijalankan dengan cara memberikan saran, merancang, maupun mengembangkan kurikulum pendidikan kedokteran.

Sama seperti sebelumnya, seseorang yang akan memilih jalur ini juga diharuskan memiliki gelar lanjutan di bidang terkait, yakni gelar Medical Education Unit (MEU)

4 Jurusan Kuliah yang Jadi Favorit Pelajar Indonesia di Inggris

4 Jurusan Kuliah yang Jadi Favorit Pelajar Indonesia di Inggris – STUDY UK melalui British Council memberikan beasiswa ‘GREAT Scholarship’ untuk 15 pelajar terbaik di Indonesia yang akan memulai kuliah di kampus Inggris pada musim gugur 2019 mendatang. Beasiswa senilai Rp 2,8 miliar untuk Indonesia ini didanai oleh Pemerintah Inggris melalui GREAT Britain Campaign, British Council, dan sejumlah kampus di Inggris yang berpartisipasi.

Adapun kampus yang berpartisipasi yaitu, University of Dundee, Queen’s University Belfast, University of Leeds, University of Bristol, University of Hull, dan Liverpool John Moores University. Audrie Adriana prisonersamongus.com selaku Programme Manager British Council menyebut ada empat jurusan kuliah yang paling diminati pelajar Indonesia di Inggris.

1. Bisnis

Laman Study In UK melansir, ada 10 universitas di Inggris yang memiliki jurusan kuliah Bisnis terbaik. Di antaranya seperti University of Buckingham yang menduduki posisi ke-6, University of Warwick di posisi ke-3, dan University of Oxford di posisi pertama.

2. Teknik

Ada sejumlah kampus di Inggris yang sudah terkenal akan keunggulan jurusan kuliah Tekniknya. Berdasarkan daftar di The Complete University Guide, Cardiff University menduduki posisi ke-9, Durham University di posisi ke-5, University of Oxford di posisi ke-3, dan University of Bristol di posisi pertama.

3. Seni

Pada 2017, laman Fastrack Education mengurutkan ada lima universitas di Inggris dengan jurusan kuliah Seni terbaik. Di antaranya adalah Falmouth University di Cornwall, University of the Arts London, Goldsmiths University of London, Bath Spa University, dan Arts University Bournemouth. Audrie menyebut jurusan kuliah Seni menjadi favorit bagi mahasiswa Indonesia di program sarjana.

Baca juga: Ini 2 Jurusan Kuliah yang Jadi Favorit di Amerika Serikat

4. Ilmu Sosial

Audrie mengatakan, mahasiswa yang mendaftar program master dan doktoral lebih berminat ke jurusan kuliah Ilmu Sosial. Di antara kampus di Inggris yang memiliki jurusan kuliah Ilmu Sosial terbaik versi situs Times Higher Education yakni, University of Oxford, Stanford University, University of Cambridge, London School of Economics and Political Science, serta University College London.

Ini 2 Jurusan Kuliah yang Jadi Favorit di Amerika Serikat

Ini 2 Jurusan Kuliah yang Jadi Favorit di Amerika Serikat – Selain kampus, jurusan kuliah juga menjadi faktor yang wajib untuk dipertimbangkan bagi calon mahasiswa. Apalagi bila akan kuliah di luar negeri, dengan mengetahui jurusan kuliah apa yang menjadi favorit di negara tersebut, dapat memberikanmu gambaran soal kualitas pendidikan di sana.

Amerika Serikat (AS), sebagai negara adidaya dan menjadi salah satu pilihan destinasi untuk menempuh pendidikan tinggi, juga punya jurusan kuliah favorit. Kira-kira apa ya, jurusan kuliah yang menjadi favorit di AS?

Cameron Torreon, selaku konsuler di Kedutaan Besar AS untuk Indonesia mengatakan ada dua jurusan kuliah yang menjadi favorit mahasiswa asing yang kuliah di sana, termasuk pelajar Indonesia. Kedua jurusan kuliah itu adalah Bisnis dan Teknik.

“Ini jurusan kuliah Teknik juga bermacam-macam, semua jenis Teknik,” ucap Cameron, di Pekan Pendidikan Internasional Kedubes AS, Kamis (16/11).

Unggulnya jurusan kuliah Teknik di kampus-kampus AS juga menjadi alasan bagi Karima Nurrahmi Yulia, penerima beasiswa Fullbright dari Pemerintah Amerika Serikat, untuk merantau ke negeri Paman Sam.

“Di AS itu banyak giant technology, kayak Google, Facebook, dan Apple. Semua ada di sana. (Aku berpikir) Kok, bisa, ya? Jadi ada pertanyaan itu,” kata Karima.

Untuk jurusan kuliah Teknik, laman Top Universities memiliki daftar kampus-kampus terbaik untuk tiap bidang teknik. Selain kampus, jurusan kuliah juga menjadi faktor yang wajib untuk dipertimbangkan bagi calon mahasiswa. Apalagi bila akan kuliah di luar negeri, dengan mengetahui jurusan kuliah apa yang menjadi favorit di negara tersebut, dapat memberikanmu gambaran soal kualitas pendidikan di sana.

Amerika Serikat (AS), sebagai negara adidaya dan menjadi salah satu pilihan destinasi untuk menempuh pendidikan tinggi, juga punya jurusan kuliah favorit. Kira-kira apa ya, jurusan kuliah yang menjadi favorit di AS?

Cameron Torreon, selaku konsuler di Kedutaan Besar AS untuk Indonesia mengatakan ada dua jurusan kuliah yang menjadi favorit mahasiswa asing yang kuliah di sana, termasuk pelajar Indonesia. Kedua jurusan kuliah itu adalah Bisnis dan Teknik.

“Ini jurusan kuliah Teknik juga bermacam-macam, semua jenis Teknik,” ucap Cameron, saat ditemui prisonersamongus.com , di Pekan Pendidikan Internasional Kedubes AS, Kamis (16/11).

Unggulnya jurusan kuliah Teknik di kampus-kampus AS juga menjadi alasan bagi Karima Nurrahmi Yulia, penerima beasiswa Fullbright dari Pemerintah Amerika Serikat, untuk merantau ke negeri Paman Sam.

“Di AS itu banyak giant technology, kayak Google, Facebook, dan Apple. Semua ada di sana. (Aku berpikir) Kok, bisa, ya? Jadi ada pertanyaan itu,” kata Karima.

Untuk jurusan kuliah Teknik, laman Top Universities memiliki daftar kampus-kampus terbaik untuk tiap bidang teknik.


1. Teknik Kimia

Massachusetts Institute of Technology (MIT), Stanford University, University of California, Berkeley (UCB), California Institute of Technology (Caltech). Princeton University, University of Wisconsin-Madison, University of California, Los Angeles (UCLA), University of Minnesota, University of Texas at Austin, dan Yale University.

2. Teknik Sipil

Massachusetts Institute of Technology (MIT), University of California, Berkeley (UCB), Stanford University, Georgia Institute of Technology (Georgia Tech), University of Illinois at Urbana-Champaign, University of Texas at Austin, Purdue University, University of Michigan, Texas A&M University, dan California Institute of Technology (Caltech).

Baca juga: 17 Jurusan Kuliah IPS Favorit dan Prospek Kerjanya

3. Teknik Elektro

Massachusetts Institute of Technology (MIT), Stanford University, University of California, Berkeley (UCB). Harvard University, University of California, Los Angeles (UCLA), California Institute of Technology (Caltech), Georgia Institute of Technology (Georgia Tech), Carnegie Mellon University, dan University of Illinois at Urbana-Champaign.


Sementara, untuk jurusan kuliah Bisnis, US News & World Report melaporkan ada 10 kampus di AS yang menyediakan kelas Bisnis terbaik. Kesepuluh universitas tersebut adalah:

1. Harvard University
2. University of Chicago
3. University of Pennsylvania
4. Stanford University
5. Massachusetts Institute of Technology
6. Northwestern University
7. University of Michigan
8. University of California
9. Columbia University
10. Dartmouth College

Lebih lanjut, Caroline dari Education USA mengatakan, minat mahasiswa Indonesia untuk kuliah di AS sendiri cukup besar. Terbukti dari adanya peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia tiap tahunnya.
“Peningkatan enggak signifikan, ya. Dari tahun kemarin ada hampir 9 ribu pelajar Indonesia yang bersekolah, mulai dari program sarjana, master, sampai doktor,” terang Caroline.

4 Jurusan Kuliah Favorit Pelajar Indonesia di Belanda

4 Jurusan Kuliah Favorit Pelajar Indonesia di Belanda – Belanda menjadi salah satu negara favorit pelajar Indonesia untuk melanjutkan kuliah. Menurut Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, jumlah pelajar Indonesia di Belanda mengalami pertumbuhan 3 sampai 5 persen tiap tahunnya.


Kepada prisonersamongus.com, Indy Hardono, selaku Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indonesia menyebut ada sejumlah jurusan kuliah yang menjadi favorit bagi pelajar Indonesia di Belanda. Berikut empat di antaranya.


1. Pertanian

Laman US News melansir, ada dua universitas di Belanda yang unggul dalam jurusan kuliah Pertanian. Pertama adalah Wageningen University, dan kedua adalah Utrecht University. Wageningen sendiri secara berturut-turut pada 2017 dan 2018 menduduki posisi pertama di daftar QS World University Rankings untuk jurusan Pertanian.


2. Teknik

Delft University of Technology menjadi universitas yang memiliki jurusan kuliah Teknik unggulan. Diikuti oleh enam universitas lainnya, seperti Eindhoven University of Technology, University of Twente, Utrecht University, dan University of Groningen.

Baca juga: Enggak Akademis Aja, Ini 10 Kampus Terbaik dalam Pengabdian Masyarakat


3. Sosial

Selain Pertanian dan Teknik, pelajar Indonesia di Belanda juga menjadikan Sosial sebagai jurusan favoritnya. Sosial di sini termasuk juga ke beberapa bidang ilmu seperti Hukum. Universitas unggulan untuk jurusan Sosial beberapa di antaranya adalah University of Amsterdam, Utrecht University, Leiden University, dan University of Groningen.


4. Bisnis

Kembali dikutip dari US News, sejumlah universitas di Belanda memiliki jurusan kuliah Bisnis terbaik. Beberapa di antaranya adalah Erasmus University Rotterdam, Tilburg University, University of Groningen, VU University Amsterdam, dan University of Amsterdam.

8 Universitas Terbaik Indonesia Versi THE World University Rankings 2023, UI Peringkat Pertama

8 Universitas Terbaik Indonesia Versi THE World University Rankings 2023, UI Peringkat Pertama – Peringkat universitas terbaik dunia ulang dirilis oleh Times Higher Education (THE) World University Ranking 2023. THE tiap-tiap tahunnya selalu merilis daftar perguruan tinggi terbaik di seluruh dunia, terhitung Universitas di Indonesia.

Dikutip dari laman THE, lebih dari 1,500 universitas dari 93 negara masuk di dalam peringkat ini. Perguruan tinggi negeri dan swasta masuk di dalam peringkat yang dirilis THE World University Ranking 2023.

Peringkat ini dapat dijadikan tolak ukur bagi siswa SMA sederajat yang menghendaki melanjutkan kuliah th. depan. Dengan peringkat ini, memudahkan siswa menentukan di universitas mana mereka akan berkuliah.

Peringkat tersebut didapat melalui penilaian dari beraneka indikator. Indokator tersebut dilihat dari beraneka segi yang memiliki bobot penilaiannya masing-masing. Dari penilaian tersebut, lebih dari satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masuk di dalam THE World University Rankings 2023.

8 Universitas Terbaik di Indonesia versi THE antara lain

1. Universitas Indonesia (UI), peringkat 801-1.000
2. Institut Teknologi Bandung (ITB), peringkat 1.000+
3. Universitas Brawijaya (UB), peringkat 1.000+
4. Universitas Diponegoro (Undip), peringkat 1.000+
5. Universitas Gadjah Mada (UGM), peringkat 1.000+
6. Institut Pertanian Bogor (IPB), peringkat 1.000+
7. Universitas Padjadjaran (Unpand), peringkat 1.000+
8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), peringkat 1.000+

THE World University Rankings memanfaatkan 13 indikator untuk menilai universitas tersebut. 13 Indikator tersebut terbagi jadi 5 kelompok, diantaranya: Teaching (pengajaran): lingkungan belajar mahasiswa; Research (penelitian): reputasi, pendapatan, dan volume penelitian; Citations (kutipan): efek penelitian; International outlook (pandangan internasional): pegawai, mahasiswa, dan penelitian; dan Industry income (pendapatan industri): transfer pengetahuan.

Kelompok-kelompok tersebut memiliki lebih dari satu indikator penilaian lainnya. Dari indikator tersebut, keluar penilaian dari tiap kelompok. Indikator tersebut antara lain:Teaching (pengajaran) 30%. Pada poin teaching ada lebih dari satu indikator yang merubah bobot penilaian. Indikator tersebut diantaranya: Survei reputasi 15%, Rasio staf ke mahasiswa 4.5%, Rasio doktor ke sarjana 2.25%, Rasio penghargaan doktor ke staf akademik 6%, Pendapatan institusi 2.25%.

Sama seperti teaching, bobot penilaian research sebesar 30% dan tergoda lebih dari satu indikator. Indokator penilaian research untuk universitas terbaik di Indonesia antara lain: Survei reputasi 18%, Pemasukan penelitian 6%, Produktivitas penelitian 6%.

Baca juga: 10 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia, Binus Peringkat Pertama

Penilaian dari kutipan prisonersamongus.com sebesar 30% dilihat dari peran universitas di dalam penyebaran pengetahuan pengetahuan. THE menyaksikan seberapa banyak karya ilmiah universitas jadi rujukan siswa dari beraneka negara. Hal ini dapat keluar seberapa besar peran universitas di dalam berkontribusi terhadap perkembangan pengetahuan pengetahuan.

Pandangan internasional memiliki 3 intikator penilaian dengan bobot sebesar 7.5%. Indikator untuk menilai universitas terbaik tersebutdiantaranya: Proporsi mahasiswa internasional 2.5%, bagian pegawai internasional 2.5%, dan kerjasama luar negeri 2.5%.

Indikator paling akhir untuk menentukan universitas terbaik di dunia dan Indonesia adalah peran universitas di dalam industri. Indikator ini berbobot 2.5% dilihat dari peran universitas membantu perkembangan industri dari inovasi yang diciptakan. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Nizam mengapresiasi capaian delapan perguruan tinggi negeri (PTN) yang dinobatkan sebagai PTN terbaik berdasarkan pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rangkings th. 2023.